Dalam selingkuh ada mereka yang terima saja menjadi selingkuhan, dan ada
mereka yang bernyali untuk selingkuh. Dalam selingkuh ada mereka yang
lupa rasa luka dibuat menjadi yang kedua, seperti merasa ada, tapi
kemudian ‘kamu siapa?’. Di dalam selingkuh ada yang mereka yang pada
akhirnya terluka, melukai, atau saling melukai. Di dalam selingkuh ada
mereka yang lupa cara bersyukur. Di dalam selingkuh ada mereka yang
tidak punya nyali untuk mempertahankan hubungan, pun menerima kurang dan
lebih pasangan.
So : Selingkuh itu bahagia, karna luka…


