semasa gue sekolah dulu apa yang terjadi dalam hidup gue sehari-hari baik itu peristiwa aneh dan peristiwa yang Absurd lainnya selalu gue tulis di Binder. sampai akhirnya gue nemuin blogweb. pertama-tama gue bingung banget gimana gunain blog ini. tapi dengan gue search sama mbah goggle akhir nya mulai mengerti dan yang paling membuat gue bingung itu adalah cara memasukkan JavaScript dan HTML biar blog terlihat kece...

awal mula nya gue tertarik dengan salah satu blog yang bernama honeykoyuki blog seorang wanita Doktoer yang stay di malaysia bernama Nur Fatin Liyana Binti Asri Merupakan Seorang Blogger populer di Malaysia ini mampu membius gue dengan gaya tulisannya, ia.... gue jatuh cinta dengan blog dari fatin liyana Asry. beliau inspirator muslimah buat gue. baik itu dalam berFashion maupun menulis. cantik itu tidak selalu dengan keseksian bahwa dengan Hijab pun kita jauh.. jauh ... terlihat cantik dan Anggun.

Soo.... Nama fatin liyana tidak tidak asing lagi dalam dunia Blog. beliau pernah dinobatkan sebagai pemenang kategori "Best Celebrity Blog" di dalam anugrah World Blogger & Social Media Awards 2012.


Fatin Liyana Asri


Sekali pandang saja hati kecil gue cuma berkata You Are Beutiful, jujur nih ya,,, sebagai wanita gue nggak Jemu melihat dia, setiap hari gue suka baca blog nya dia, apa saja yang beliau update kan dekat blog dia. ini bukan gue nggak normal. gue bukan cinta sesama wanita. sama sekali tidak. beliau adalah Inspirator saya dalam dunia blog.

dalam blog beliau yang berjudul Ceep Calm,,, ada sebuah tulisan beliau yang membuat gue suka.

Saya cuma ingin menasihati pelajar2 saya, dan rakan2 FB saya yang masih muda, ingatlah pernikahan bukannya trial and error. Pernikahan bukannya ujian amali atau ujian praktikal. Janganlah hanya kerana kawan2 kamu telah bertunang, maka kamu rasa kamu juga perlu bertunang. janganlah hanya kerana kawan2 kamu telah bernikah, maka kamu rasa kamu juga perlu bernikah. Pernikahan adalah sesuatu yang sangat suci dan ianya memerlukan pengertian, pengorbanan dan kesabaran. Kesabaran bukan bertahan utk seminggu dua atau sebulan atau setahun. tapi kesabaran itu perlu utk membuktikan kamu beriman kepada Allah dan RasulNYA.

Kepada pelajar2 yg telah bernikah di usia muda dan masih belajar, saya merayu kepada kamu semua hari ini...tolong jangan terlalu dipaparkan kemesraan kamu di facebook. jangan terlalu menunjukkan kesronokan bernikah di facebook. saya mohon dengan setulus hati saya. tolong kurangkan posting2 romantik kamu di FB. Saya tidak mahu lebih ramai pelajar yang merasakan seronoknya bernikah.Tapi mereka lupa bahawa di sebalik keseronokan pernikahan itu dipenuhi dengan tanggungjawab yg amat berat.

Hentikan dialog-dialog yang bersifat mesra di jejaring social ( Facebook )

gue mengerti apa yang beliau maksudkan. bahwa kemesraan itu tidak perlu di publikasikan. ungkapan sayang dan cinta itu di simpan untuk tatapan kamu dan pasangan kamu saja. 




akhirnya gue kembali menulis…

hahaha… jadi gini yah. sebenarnya gue dari kemaren-kemaren pengen nulis tapi momen yang pas untuk fokus itu yang nggak ada. akhir-akhir ini gue sibuk banget ,, ia … gue sibuk beresin hati gue yang berserakan di lantai, hati gue pilu setiap hari entah itu pergi kerja dan pulang melihat mantan gandengan sama pacar nya. #OkeCurhat..

sudah begitu banyak aksara yang berserakan dikepala belum juga direalisasikan dalam bentuk tulisan, apalagi kalau lagi Boker nangkring di jamban pikiran gue melayang kemana-mana sudah kebayang apa yang pengen gue tulis nantinya, tapi masalahnya,,, pas gue sudah di depan komputer semua nya Blank....

kenapa gue lebih memilih untuk curhat di blog. Karena blog lebih mengerti gue, mau gue omelin bagaimanapun dia nggak peduli. pendengar yang baik.. #HanyaTuhanlahyangtahu 

kelak,, jika gue lupa dengan kejadian dan peristiwa yang gue alami di dunia nyata barangkali blog ini lah yang bisa menjadi mesin waktu pengingat buat gue.
Oke,, kali ini gue nggak mau bahas masalah kejombloan orang lain, nggak mau bahas tentang kenapa hubungan cinta gue nggak direstuin orang tua. #kemudianDiTabok #Plakkkk

*Langsung aja...
Iya. Hidup ini sangat mahal kawan. Sekarang biaya hidup sangat mahal. Itu kesimpulan yang gue ambil dari semua yang gue lihat dalam kehidupan ini. Entah hanya perasaan gue aja atau memang kenyataannya bahwa banyak kehidupan yang dibawah standar. gue sering miris jika sedang dijalan. Banyak pemandangan yang gue lihat menyesakkan hati. Seperti ketika gue bolak-balik pergi kerja. Dengan matahari yang bersinar sangat terik. gue melihat seorang bapak-bapak di seberang tempat gue bekerja ada yang lagi bangun rumah nah… jadi para pekerja yang membangun rumah tersebut dari pagi kerja hingga petang, di balik kaca tembus pandang diruangan kerja gue perhatiin dari kejauhan betapa letih nya mereka, cuaca yang sangat membakar membuat gue jadi kasihan. Dan yang membuat hati gue pilu ada salah satu anggaota nya yang rambut nya sudah memutih umurnya sudah hampir senja. Ingin sekali rasa nya menitik kan air mata *Ambil Tisu*. 
Dengan melihat kebawah itulah yang membuat gue nggak berhenti-hentinya mengucap syukur. Alhamdulillah gue di lahirin dari keluarga yang sederhana jadi gue bisa menghargai apa itu yang nama nya kerja keras. Gue masih diberikan kesehatan kenapa gue masih juga ngeluh dalam menghadapi pekerjaan yang terkadang membuat gue jenuh. Apa yang gue lihat dalam kehidupan sehari-hari membuat gue banyak belajar dari kaca mata orang lain. Karena jika melihat ke atas *tunjuk Pejabat* akan membuat gue iri hati. Iri hatilah pada tempatnya kawan,dalam hal yang positif bukan dari sisi negatif. Tapi dengan melihat ke bawah membuat gue bisa memaknai arti kehidupan. Apa itu yang nama nya bekerja keras untuk bertahan hidup.
Waktunya sudah jam istirahat gue mau pulang, tiba-tiba gue sapa bapak-bapak yang gue perhatiin di balik kaca ruangan kerja gue tadi.

“mauk kemana nak ?”
“Mau pulang pak, bapak mau pulang kerumah juga ? mari saya antar”
Dan kebetulan rumah gue satu arah sama bapak tersebut meskipun rumah gue agak jauhan. Dengan menuju pulang gue bertanya sama bapak tersebut di sepanjang perjalanan.

*memulai pembicaraan*

“biasanya pergi kerja dan pulang pakai apa pak”
“Jalan kaki nak”
*cukup jauh sekitar 3 kilo* loh.. ia,,, gue aja LDR an sama tempat kerja sering telat. Alhamdulillah kalau pacaran gue nggak LDR an. *EmangPunyapacar?* 

“bapak kerja nya pakai borongan ?”
“ ia,, sehari kami di gaji 40 ribu*”
 “*kemudian hening* memang cukup untuk beli beras dan belanja anak istri pak ?”
“ yah… di cukup-cukup kan saja lah. rezeki sudah Allah yang menentukan. bapak hanya bisa berusaha dan bekerja keras. yang terpenting anak dan istri bisa makan. 

*kemudian bapak itu memukul pundak gue*
Nak… bawa motor nya bisa cepatan sedikit, istirahat kerja hanya 1 jam. Jadi pulang ini bapak mau mandi dulu baru sholad dzuhur dan makan lalu kerja lagi.

*Loh... nanti pergi ke tempat kerjanya pake apa pak ?
"Pakai Sepeda, kalau pagi numpang sama teman satu kerja"
 “ kamu kerja di tempat seberang nak ?”
“ ia pak.. loh saya kan kerja nya sudah lama pak, tidak pernah melihat ?”
“ tidak ?”……………..
“ #kemudianHeningg… *gue diam seribu bahasa* 

mungkin gue terlalu sibuk di depan komputer menghadapi dunia maya sehingga orang di dunia nyata saja tidak mengenal dan bahkan tidak pernah melihat wajah gue. *Pedih Bet Pedihhhh*

Stooppp…. Stooppp… Stoppp sudah sampai nak, terima kasih banyak ya.
“sama-sama pak” #Bighug… Loh… :p

Gue memutar balik arah karena rumah gue tidak lah sejalan dengan bapak tersebut. Gue di barat bapak itu ke timur. Hhehehe… *Oke abaikan*

(dalam hati gue hanya bisa berdo’a)

Ya Allah … lapangkan lah rezeki nya, sehat kan lah ia ya allah. jaga lah ia dan keluarga nya.
dalam kehidupan dan di sekeliling kita begitu banyak pelajaran yang sangat berharga yang bisa kita petik.  Hidup ini indah kawan jika kita bermanfaat untuk orang lain, jika kita tidak bisa membantunya dengan materi dengan tenaga pun jadi yang penting IKHLAS.

Cobalah sekarang kawan buka matamu untuk melihat sekelilingmu. Bantulah mereka yang membutuhkan. Bantulah dengan bagaimana caramu bisa membantunya. Jangan kau egois dengan dirimu sendiri. Tak usah takut dengan tatapan-tatapan dan bisikan-bisikan orang-orang ketika melihatmu berbagi. Jika kamu sadar kawan. Dengan berbagi itulah kamu dapat merasakan kenikmatan hidup yang sebenarnya. Sungguh indah dan melapangkan hati.